Tips Membeli Penurun Berat Badan yang Dijual di Apotek -
Home / TIPS / Tips Membeli Penurun Berat Badan yang Dijual di Apotek

Tips Membeli Penurun Berat Badan yang Dijual di Apotek

Jangan kuatir jika menurut rekan anda  pada hari ini anda terlihat  gemuk atau kurus. Mengapa demikian ?  karena itu bukanlah suatu parameter yang menentukan. Parameter gemuk/kegemukan adalah Indeks Massa Tubuh (BMI) yaitu perbandingan tinggi dan berat badan anda, jika ternyata hasil perhitungan  BMI anda adalah : antara  25 kg/m2 – 30 kg/m2 maka anda tergolong kelebihan berat badan dan jika lebih dari 30 kg/m2maka anda tergolong kegemukan/obesitas.

Jadi jangan salah kaprah karena baik itu gemuk atau kurus  jika perbandingan berat dan tinggi anda sudah ideal maka dijamin anda tidak butuh obat penurun berat badan. Secara  umum berat badan ideal anda dapat anda lakukan yaitu jika berat badan anda 76 kg dan tinggi badan anda 176 cm maka sebenarnya anda sudah punya tubuh ideal (7 kg lebih atau kurang dari 76 kg masih termasuk ideal ) . Jadi dibawah/lebih  dari berat ideal tersebut  sebaiknya anda tidak berusaha menurunkan berat badan anda.

Disamping itu kadar kolesterol dalam tubuh anda  juga merupakan parameter yang  diperlukan untuk menentukan gemuk/kegemukan. Obat-obatan penurun kolesterol dan Obat penurun berat badan  merupakan jenis obat yang berbeda karena bisa jadi kolesterol anda tidak tinggi dan hanya kegemukan saja atau anda memerlukan kombinasinya. , hal ini bisa diketahui dengan memeriksakan kolesterol anda di laboratorium terdekat dan membawa hasil uji tersebut ke dokter anda.

Apotik di Indonesia umumnya menjual obat yang bekerja dengan 2 metode, yaitu : 1. Menekan nafsu makan contoh :  Diethylpropion,Mazindol, Phentermine, Sibutramin (sudah dilarang beredar oleh BPOM)   dan  2. Mengeluarkan lemak dengan cara mengeluarkan nya ketika anda buang air besar contoh : Orlistat. Baiklah anda akan  Pilih mana ?   berikut  tips-tips mendapatkan obat penurun berat badan  :

1. Hubungi dokter anda Benar demikian karena obat ini harus dibeli dengan resep dokter, beberapa obat ini memiliki efek samping yang tidak diharapkan bahkan cenderung berbahaya. Saya bukan menakut-nakuti tapi benar demikian adanya. Namun demikian anda dapat tetap mengkonsumsi Obat ini dengan dosis dan cara pakai yang tepat. Untuk itu Anda harus termasuk dalam kategori pasien yang mengalami kelebihan berat badan atau memiliki  gangguan fisiologis lain. Disamping itu  penggunaan untuk penurunan berat badan akan berbahaya jika sebenarnya anda sudah sehat dan memiliki tubuh ideal.

2. Laporkan pola Makan dan Gaya hidup Anda ke dokter Jika perlu anda sebaiknya mencatat setiap makanan yang anda makan. Hal ini diperlukan karena apakah diet anda termasuk tinggi lemak atau rendah lemak. Jika memang penyebabnya tinggi lemak maka anda akan diberi golongan obat penghancur lemak. Jika ternyata anda termasuk doyan makan maka anda diberi penekan nafsu makan. Dokter/apoteker anda yang sudah terbiasa mengobati menggunakan obat jenis ini akan menentukan apakah anda perlu satu jenis atau kombinasi keduanya. Laporkan juga gaya hidup anda termasuk didalamnya adalah jenis pekerjaan anda.  Apakah kegiatan anda sehari2? Bekerja di lapangan atau dikantor ? Olah raga apa yang anda lakukan ? Apakah anda memiliki waktu tidur yang cukup ?

3. Berikan waktu pengobatan Penurunan berat badan ini tidak dapat langsung dilihat, namun memerlukan proses dan waktu. Penurunan 2-3 kg memerlukan perubahan pola makan, gaya hidup dan olahraga teratur.  Hal ini kadang menyebabkan seseorang memutuskan bahwa obat tersebut tidak bekerja di 1 bulan pertama, padahal semestinya obat tersebut baru memberikan hasil setelah bulan kedua. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter berapa lama harus mengkonsumsi obat ini dan tentukan waktu pengamatan kurang lebih selama minimal 1 bulan. *Perlu anda ketahui bahwa penurunan berat badan belum tentu linear, artinya jika bulan pertama anda turun 1 kg, belum tentu bulan kedua turun 2 kg karena masih banyak faktor lain yang menentukan penurunan berat badan.

4. Rogoh kocek anda dalam-dalam mahal ? relatif benar. Golongan obat-obatan yang berhubungan dengan kecantikan/estetika tubuh biasanya relatif mahal karena termasuk kosmesetika. Sebagai gambaran singkat Harga obat penurun berat badan bisa mencapai Rp. 10.000- Rp. 30.000 per tablet. Artinya jika anda mengkonsumsi 2 kali sehari selama satu bulan maka anda memerlukan dana sejumlah minimal Rp.600.000/bulan. Harga obat tersebut bisa lebih mahal lagi karena tidak semua apotik menyediakan dan terkadang dokter menyediakannya sendiri di tempat praktek…. Apalagi jika  anda datang ke Apotek saya, hehehe *bercanda ya

5.Jangan terpengaruh Sering kali mungkin anda terpengaruh oleh  iklan di media  dan memutuskan mengganti obat anda. Sebaiknya anda menyelesaikan pengobatan sampai tuntas dan anda harus minum secara teratur dan rutin. Jangan sampai anda memutus pengobatan sebelum berkonsultasi dengan dokter/apoteker di apotek. Karena anda bisa saja membuang terlalu banyak uang untuk mengulangi pengobatan dari awal.

6.  Apakah anda minum obat lain ? Beberapa obat dapat mempengaruhi berat badan anda jika dikonsumsi secara teratur, misalkan : golongan kortikosteroid , antidepresant, tranquilizer minor, anti panik, sulfonilurea, antipsikosis, atau yang paling sering menyebabkan kegemukan adalah Pil KB. Jadi sebaiknya anda melaporkan semua pengobatan yang sudah/sedang anda laksanakan kepada dokter/apoteker anda. Disamping itu dengan mengetahui obat apa yang anda konsumsi dapat dihindari  interaksi obat yang tidak diinginkan dari obat tersebut.

7. Sebaiknya anda mempelajari berapa kalori kebutuhan anda sehari ? Penghitungan kalori dibutuhkan untuk menentukan berapa dan apa yang sebaiknya anda makan untuk menurunkan berat badan anda. Sebagai ilustrasi seorang  sales yang berjalan kaki 2 jam sehari memerlukan banyak kalori jika dibanding dengan anda yang duduk di kantor. Banyak situs di internet yang memberikan detail kebutuhan makan anda sehari-hari. Jika anda Misalkan : Bekerja di Rumah saja, Kebutuhan kalori anda 2300 kkal, maka anda memerlukan asupan makanan termasuk didalamnya Nasi, Lauk Pauk, Buah dll sejumlah 2300 kkal. Jika anda ingin menurunkan berat badan anda dapat menurunkan jumlah kalori yang anda makan.

8.Apakah anda memiliki Gangguan penyakit  dan  Faktor genetik yang mempengaruhi ? Hipothtiroid, Cushing syndrome dan Insulin resistensi dapat menyebabkan kegemukan, untuk itu anda harus memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter anda, karena penyebab kegemukan bukan saja dari banyaknya asupan gizi yang kita makan. Masih banyak hal lain yang menentukan penyebab anda kegemukan namun secara umum dalam menentukan pemilihan obat penurun berat badan hal tersebut diatas sudah cukup memadai.

Jadi sebelum membeli obat penurun berat badan  sebaiknya  anda berkonsultasi dengan dokter/apoteker dan jika perlu seorang ahli gizi.  Jenis obat yang tertulis diatas secara klinis mampu menurunkan berat badan anda namun demikian  masih ada faktor lain seperti gangguan fisiologis, pola makan, kehamilan, kondisi alam, faktor genetika dll yang mempengaruhi dalam pemilihan obat penurun berat badan. Untuk itu anda mungkin anda memerlukan  metode pengobatan yang spesifik pada saat terapi agar  tidak perlu berulang kali mengkonsumsi obat tanpa hasil. Disamping itu penting  diperhatikan agar anda mendapatkan informasi yang lengkap mengenai dosis, mekanisme kerja, efek samping, interaksi obat dan cara pakai yang tepat. Disamping itu kenali dan pelajari hal-hal yang berhubungan dengan pola makan, gaya hidup, dan  keperluan kalori anda sehari-hari.

Selamat mencoba.

110 total views, 1 views today

About Bernadi SSi.Apt

Penulis,blogger-novelis, pengedar obat bergelar apoteker, pekerja sosial yang humanis, penikmat sastra dan fotografi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link