Ini Syarat-Syarat Kalau Kamu Mau Jadi Suami Apoteker -
Home / NGOCEH / Ini Syarat-Syarat Kalau Kamu Mau Jadi Suami Apoteker
Ini Syarat Kalau Kamu Mau Jadi Suami Apoteker

Ini Syarat-Syarat Kalau Kamu Mau Jadi Suami Apoteker

Besok kamu dateng ke rumah orang tuaku ya, kamu sudah siapkan tanggal, dan rencana kamu. Pastikan kamu pake pakaian yang rapi, datang seorang diri dan tenang aja bapakku gak menggigit kok. Kalau kamu takut, tenang aja aku ngintip kok dari kamar waktu kamu bilang mau melamar aku. Tapi sebelum itu terjadi baca dulu ya syarat-syarat dari aku ini supaya kamu bisa paham dengan aku. Ini nih, syarat-syarat yang aku buat….Baca baik-baik ya Mon Cheri (sayang  : perancis ) ini syaratku :

  1. Kamu Gak Perlu Kaya Kok

Kamu gak perlu jadi orang kaya kalau mau melamar kami,  minimal kamu  bisa membiayai kita-kita yang baru lulus kuliah apoteker ini untuk makan, minum, belanja di Mall, dan mendirikan apotek yang bagus di dekat rumah. Harus memberikan kami atap, dapur, sumur dan kasur. Semunya lengkap dengan bunga pakde deposito, halaman depan cukup untuk dua mobil,…minimal Toyota Avanza dan Metro Mini, apalagi kalau muat bus Mayasari Bhakti…Alhamdulillah banget kan. Tenang meskipun kamu sekarang belum kaya hati Mon Cheri kami menerima kamu dengan senang hati asalkan kamu Kaya Hati.

  1. Kamu Harus Pinter

Intinya masa depan itu kami nggak tau selain obat, resep obat, rumah sakit, apotek, pabrik.  Masa sekarang apalagi, selama kuliah kami nggak pernah tau perkembangan jalan tol Cikampek sudah tiga tingkat bodo amat, jembatan semanggi sudah dibuat melingkar ? emang sebelumnya kotak ya ? Atau KRL itu ternyata sudah sampai Rangkas Bitung, ah,…kami gak peduli. Terlalu banyak beban hapalan yang kami bawa di pundak kami untuk melayani masyarakat. Kamu Mon Cheri sebaiknya menunjukkan rencana kamu, dan kamu bisa menunjukkan bahwa kamu cocok buat kami….show me the money.

  1. Kamu harus jadi pelindung kami

Benar, kami kan wanita yang lemah lembut, sederhana, cantik, manis dan baik hati. Kami jarang punya prasangka buruk, bayangin aja kalau ada pasien dateng kita punya prasangka buruk “Ah…paling bapak ini setahun lagi mati.” Berabe Kan ? Jadi karena kebaikan kami ini tidak disia-siakan sebaiknya kamu selalu menjaga kami ini, makhluk manis bergelar apoteker. Lindungilah kami dari kemiskinan, bunga bank, pinjaman rentenir online, semua yang membuat kami resah karena kami gak terlalu memikirkan uang. Kami ini memikirkan kekayaan kan.

  1. Kamu Harus Punya Sisi Religius

Minimal kamu percaya tuhan, dan kamu harus mendukung kami mempertanggung jawabkan profesi ini. Karena Apoteker itu amanah dari Tuhan dan kami di sumpah untuk selalu bekerja sesuai etika profesi.  Kami tak sempat punya pikiran korupsi dosis obat yang diresepkan dokter, apalagi menambah dosis. Semuanya harus tepat dan tidak boleh berlebih. Kami juga gak akan menipu pasien kami, mengatakan harga obat yang tidak sesuai. Lantas,….kalau ada pasien yang gak punya duit. Siap-siap deh sisi sosial kami bakal keluar, semua obat yang dijual itu bisa saja mendadak disedekahkan buat mereka yang gak mampu. Kalau kamu berhitung ? yah….itu namanya kamu gak punya sisi relijius yang tinggi ya. Percaya deh, kebaikan itu akan dibalas beribu-ribu kali lipat.

  1. Kamu Harus menghibur kami

Ya menghibur kami sebagai seorang teman, sahabat, rekan, dan suami tentunya. Kami terlalu banyak ketemu orang yang sakit, datang ke apotek, ke puskesmas semuanya jarang yang hepi, kecuali sedikit.  Apalagi jika mereka sudah dibebani biaya yang tinggi. Kami kadang dicela pasien, dicaci atau bahkan dicurigai mengganti obat. Belum lagi interaksi dengan profesi lain. Pokoknya itu semua membuat kami yang ikhlas ini kadang kecewa. Mon Cheri, please deh jangan  kamu mengeluh sama kami apoteker ya soalnya kami lebih butuh ditemani, dibawakan sekuntum bunga, secangkir teh manis, sekotak Black Forest, seiket duit satu juta, dan kami suka jika kami pulang kerumah kamu ternyata membelikan kami Porsche Cayman atau BMW X6, lalu di meja ruang tamu ada kotak berisi permata Faberge atau Swarowski.

  1. Kamu Harus tau kalau kami lagi sedih.

Kami sedih karena digaji lebih kecil dibanding pegawai Bank/BUMN. Kami juga sedih ketika terlambat menerima honor dari puskesmas, rumah sakit, atau kantor pemerintah. Kamu tahu solusinya kan, ya kami ini pengen diajak jalan-jalan, nongkrong di kafe sambil minum Espresso. Aku kasih tau Mon Cheri yang paling seru ya jalan-jalan di gerai Bvlgari, sambil liat-liat parfum siapa tahu ada tas yang menarik. Mungkin ke gerai Prada,sambil liat-liat scarf siapa tahu bisa beli sandal. Hmm, besok ajak kami ke gerai Luis Vuitton Mon Cheri, kami pengen tas asli ya bukan KW…..Atau kamu bisa mengajak kami makan di restoran Padang yang kurang sederhana, tapi sekali-sekali kami pengen makan Buffet di Hotel bintang lima, yang tarifnya 40 USD sekali makan. Hmm, kebayang kan kita dulu waktu kuliah makan Pecel Nyamleng yang nasinya di sudut!hkkk, kadang sesek deh sekarang ngurusin nyawa orang, masih juga makan di warteg.

  1. Kamu Harus bisa, memuji kami.

Coba darling kamu bilang sama aku Ma Cherie, tu es si belle :  Sayangku, kamu cantik sekali. Hedeh,…suer kami klepek-klepek deh. Ingat kami selama kuliah nggak sempet loh dandan di laboratorium, sibuk banget. Kuliah keringetan, kumus-kumus masih harus praktikum. Malam pulang dari kampus, kami tuh udah seharian berdiri di laboratorium, cuci alat, cuci tabung reaksi, menguji kadar di instrumen. Yah malam minggu itu adalah waktu yang indah untuk ngiler di ranjang.  Sambil membiarkan kaki yang pegal itu selonjoran, nggak usah takut ya kami ini tipe cewek rumahan kok. Jadi di rumah kami senang, kami senang di rumah….apalagi di belikan rumah di Pondok Indah, bukan di Pondok mertua Indah.

  1. Kamu harus punya nyali besar

Gelar apoteker itu tinggi banget ya, kalau kamu sadar sih gelar itu setara S2. Jangan minder Mon Cheri, aku tetap cinta kamu, biarkan dirimu datang ke rumah, ketemu orang tuaku dan segera lamar kami. Jangan pake lama…tentukan tanggalnya ya. Karena kalau kamu gak tentukan tanggal itu sama saja kamu mempermainkan kami. Jangan repot–repot untuk pesta di gedung kami gak pengen pernikahan itu memberatkan kamu.  Biayanya mahal ? Ehm, tapi kalau kamu punya uang ya sebaiknya di Hotel Bintang 5 ya sayang, dan jangan hadiahkan kami kunci motor bebek matik, tapi hadiahkan kunci rumah dan segenggam berlian.

  1. Kamu harus tabah menghadapi masalah

Kalau kami jutek, ya wajar. Kami banyak pikiran, banyak hapalan, banyak kerjaan dan celakanya lagi Mon Cheri : “Banyak Aturannnz” yah kamu jangan bikin kami penat dengan aturan kamu harus pulang jam berapa, harus begene harus begitu. Pokoknya  siapin deh rumah, ranjang, dapur…pokoknya kami terbiasa sibuk, terbiasa jadwal padat. Lantas kalau kamu pengen diperhatikan mungkin kami gak bisa seratus persen, tapi kalau kamu pengen cinta Mon Cheri, tenang saja kami tipe setia. Percaya deh aku hanya punya satu Hairdryer,…dari semester dua kuliah *praktikum dasar…..sampai kami bakal menikah dengan kamu. Itu membuktikan bahwa sekali kami mencintai,..kami tak pernah pindah kelain Hairdryer.

  1. Kamu harus jadi Gentlemen

Jelek gak papa, yang penting rapi, Nggak usah mirip Dapit Bekam …cukup mirip  Goerge Clooney atau Om Ber Pitt. Yah, pokoknya be yourself Mon Cheri, kamu harus rapi, bersih, sopan, santun dan kamu punya senyum paling menawan buat ku. Hargai kami seorang wanita, jangan pernah berkata kasar, karena itu mengingatkan kami kepada dosen-dosen kami yang suka membentak di kampus dan itu menyebalkan! Jangan curang, karena kami selalu dipaksa untuk tidak curang. Jangan melempar kami dengan benda apapun karena itu mengingatkan kami dengan bawaan kami yang berat ketika kekampus. Jangan sekali-kali kamu selingkuh, karena itu mengingatkan kami pada resep palsu.. Jangan sekali-kali kamu poligami,*kecualikepepet..eh karena itu mengingatkan kami pada dua buah kuvet yang ada di spektrofotometer : satu pembanding, satunya sampel….!

 

Sumber/Artikel Terkait, jangan lupa juga baca artikel lain :
1. 10 Alasan Mengapa Apoteker Adalah Calon Pasangan Idaman Anda
2. Kamu Mau Menikah Dengan Apoteker ? Baca Dulu Ya
3. Ini Cara Pilih Jodoh Ala Apoteker
4. Kenapa Kamu Bergelar Apoteker dan Masih Jomblo

 

 

 

 

257 total views, 4 views today

About Bernadi SSi.Apt

Penulis,blogger-novelis, pengedar obat bergelar apoteker, pekerja sosial yang humanis, penikmat sastra dan fotografi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link