Kenapa Kamu Bergelar Apoteker dan Masih Jomblo -
Home / RECEH / Kenapa Kamu Bergelar Apoteker dan Masih Jomblo
Kenapa Kamu Bergelar Apoteker dan Masih Jomblo ?

Kenapa Kamu Bergelar Apoteker dan Masih Jomblo

KENAPA KAMU BERGELAR APOTEKER DAN MASIH JOMBLO ?

Sebelum baca ini kamu minimal harus tahan diri ya, jangan bunuh diri dan menyesali nasib kamu yang menyesakkan itu. Ingat  jodoh, mati dan rezeki itu sudah ada  yang menentukan yaitu Yang Maha Kuasa. Tapi ini ada beberapa analisa yang penting kamu ketahui, agar kamu nggak melupakan satu hal yang lebih penting dibanding sebuah gelar dunia berjudul Apoteker, yuk baca apa yang menyebabkan kamu bergelar apoteker dan masih juga jomblo, catet :

  1. Kamu Sibuk banget, terlambat mikirin jodoh
    Percaya kok, kamu kan sibuk kuliah, belajar, ujian, praktikum dan lain-lain lalu setelah kamu lulus Sarjana setelah lima tahun, kamu harus kuliah lagi selama dua tahun. Kapan kamu bisa berpikir mencari jodoh ? tapi teman-teman kadang bisa lupa sama satu hal ini karena fokus ke skripsi yang padat lalau lewat deh masa cari jodoh terus akhirnya terdampar dengan kuliah profesi apoteker. Jadi setelah lulus kamu sudah berusia 25 tahun, kerja dan kamu baru mulai mikirin jodoh, kan terlambat.
  1. Kamu Merasa Bergelar Tinggi, dan mencari yang Lebih Tinggi
    Ya, emang gelar apoteker itu lebih dimata manusia, tapi itu jangan membuat kamu mencari yang lebih dari kamu. Gelar apoteker itu hanya gelar diluar rumah, cari suami yang gak punya gelar juga gak papa yang penting nyambung, visi dan misi sama dan intinya saling percaya. Jangan terlalu mencari yang lebih baik dan lebih tinggi dari kamu, karena orang dengan gelar yang lebih tinggi dari kamu itu jumlahnya sedikit jadi peluang untuk dapatnya juga sedikit.
  1. Kamu Perfeksionis
    Kamu harus dapat yang sempurna. Seperti kamu membuat laporan proses membuat obat itu loh, dan itu terekam di benak kamu bahwa semua yang kita tulis dan kita lakukan bisa terjadi dengan kita juga dalam mencari jodoh. Jawabnya ? Tidak dong. Jodoh tidak seperti tulisan laporan kita, tapi jodoh adalah sebuah perjuangan, pengorbanan, sakit, kecewa, putus asa ya perjuangan mencari jodoh itu kan kadang dihadapkan kecewa, tidak sesuai keingingan ya biasa. Sudah dapat calon, trus masih berharap yang lebih sempurna. Inget deh, pasti kamu aja punya kekurangan dan mereka calon jodoh kamu ya punya kekurangan. Kamu berdua itu harus saling melengkapi supaya bisa jadi satu atap.
  1. Kamu Pernah Kecewa sama Cowok/Cewek
    Move on, itu memang sulit ada yang satu minggu, ada yang lima tahun semuanya perlu waktu dan kesabaran. Sudahlah lupakan saja dengan mantan racun itu, kamu lebih baik, cantik dan menarik. Dia juga sudah punya hidup sendiri dengan pasangan yang dia pilih. Kamu harus punya trik lebih untuk bisa cari jodoh misalkan : ikut komunitas baru, menjahit, memasak, olahraga, menyanyi pokoknya yang positif. Pelan-pelan kamu bangun lagi komunitas baru yang bisa bikin kamu semakin banyak ketemu dengan orang, dengan banyak ketemu orang kamu bisa membangun relasi dengan pria yang mungkin sama-sama mencari kesibukan untuk move on juga.
  1. Kamu udah lewat usia
    Kalau kamu cewek, ya sudahlah, emang kalau sudah kelewat usia pernikahan ya susah. Wajar cowok itu kalau nyari pasangan itu yang masih muda, cantik dan putih.  Duda kaya, jarang juga yang mau cari cewek seusianya, maunya ya daun muda, enak dirujak! Kalau kamu sudah tua, ya harapannya siap-siap di poligami, atau dapat yang cowok yang dibawah standar. Bukan jelek ya : mungkin profesi yang kerjanya dilaut/dilangit,  mereka yang jarang pulang, atau mungkin kamu dijodohkan dengan ortu, itupun masih tergantung kamu yang mau membuka diri nggak menerima kekurangan orang lain. Nasehatnya kalau kamu sudah kelewat usia, kamu harus banting harga kalau cowok yang datang itu nilainya 60, sudah terima saja, daripada nyari yang nilai 90 tapi gak dapet-dapet kan ?
  1. Kamu Jelek
    Maksudnya Kalau belum standar ya ! silahkan ke salon, ke perawatan rambut, wajah dan kulit. Kamu dulu mungkin sering ngejek mahasiswi Psikologi, Hukum atau Ekonomi yang dandannya menor. Sekarang baru deh kamu tahu kalau dandan itu emang bisa menjual. Bahkan sebuah studi menyebutkan kalau wanita yang cantik itu lebih mudah sukses loh dibanding yang jelek. Nah, meskipun kamu bergelar Apoteker, S2, S3 tapi penampilan kamu nggak sehat ,maksudnya nggak usah menor, lebay dan kudu ngehits ya, kamu tetap harus menunjukkan kamu itu wanita yang manis, cantik, energik dan memiliki selera yang bagus. Jangan diulang deh nggak mandi pagi terus buru-buru ikut ujian, terus nggak pernah beli lipstik gara-gara takut luntur kalau kena keringat. Atau nggak pernah pake pengharum. Ingat bukan berlebihan, ala kadarnya saja. Minimal mirip Jeniper lopez cukup.
  1. Kamu mungkin fokus nolong orang
    Bener sih, nolong ortu, adek dan kakak sampe mereka lulus, amal kamu dicatat kok. Tapi tetep jangan lupa, yang namanya jodoh itu takdir yang harus dicari, cari dulu baru bilang takdir. Kamu ya jangan 100 persen pasrah berharap jodoh itu datang tanpa kamu berdoa dan berusaha, komplit. Berbenah, membuka diri, silaturahmi dengan teman-teman dan tertawa bersama.  Berbagi bersama teman-teman di kegiatan sosial, itu semua membuat kamu bertambah dewasa dan terlihat atraktif.
  1. Kamu sibuk dengan Kamu Sendiri
    Ya, kamu pinter, percaya deh. Dan tiba-tiba kamu melarikan diri, punya 1000 alasan untuk punya kesibukan. Buka olshop, jual baju, jual tas, dan jual kosmetik dll. Terus ternyata kamu sukses…horeee, yah itu sih menipu kamu sendiri. Emang kan kamu dasarnya pinter jadi kamu ya dengan mudah sukses juga. Masalahnya kamu nggak mikirin kamu perlu jodoh, Coba deh kamu sibuknya dengan orang lain kan lebih mudah banyak ketemu orang. Kalau kamu jualan, atau menekuni hobi ya libatkan orang lain a.k.a cowok lain, dan itu kan bisa menambah peluang kamu berjumpa dengan cowok lain. Terus kamu sibuk sendiri, dan itu untuk kamu sendiri.
  1. Korban Medsos
    Kamu pengen cowok ganteng, kaya dan pinter. Setiap hari ngelike dan komen cowok model begituan di IG, FB  atau Twitter. Mereka ya nggak bakal cariin kamu ya, kecuali kamu cantik, artis, dan punya produk yang bikin mereka berada di status tinggi itu.  Dan kamu dibentuk oleh mindset media sosial yang sifatnya “framing ” alias instan, kamu lihat teman kamu nikah, dengan cowok. Terus kamu langsung aja bilang aku mau nikah dengan cowok yang lebih baik. Nah,…telaat. Mereka itu berjuang mau nikah, sakit, berkorban untuk mengupload foto di media sosial itu nggak mudah main nikah aje,..ada sakit di marahin mertualah, berantem sama cowok lah, berantem sama mantan lah, pokoknya gak ada deh segala di medos itu yang riil, semuanya nggak instan kan.
  1. Kamu Drama Banget
    Salah satu racunnya ya kebanyakan nonton Drakor, racun itu mengendap diotakmu. Jarang banget yang bisa menyamai kejadian di drama korea itu. Mereka dibuat didramatisir dan seolah-olah itu indah. Lagipula itu kisah yang sangat melankolis dan kehidupan seperti itu kadang hanya bisa jadi ide para penulis drama. Dilaksanakan di kehidupan nyata ? sulit, ada sih tapi nggak umum banget. Ingat penulis drama itu pasti menulis kisah unik, yang langka dan menjual semenarik mungkin. Nah, hidup kita sebenarnya menarik asalkan kamu nggak terpengaruh drama itu.

Ya udah itu aja dulu, kalau mau nambahin boleh. Ditunggu ya komentar kamu, inihanya hiburan semata. Kalau senang silahkan berbagi bahagia, nggak suka lewatkan saja. Terimakasih.

Sumber/Artikel Terkait, jangan lupa juga baca artikel lain :
1. 10 Alasan Mengapa Apoteker Adalah Calon Pasangan Idaman Anda
2. Kamu Mau Menikah Dengan Apoteker ? Baca Dulu Ya
3. Ini Cara Pilih Jodoh Ala Apoteker
4. Kenapa Kamu Bergelar Apoteker dan Masih Jomblo

 

 

 212 total views,  2 views today

About Bernadi SSi.Apt

Penulis,blogger-novelis, pengedar obat bergelar apoteker, pekerja sosial yang humanis, penikmat sastra dan fotografi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link