Apa Sih Efeknya Minum Obat Kuat ? -
Home / TANYAJAWAB / Apa Sih Efeknya Minum Obat Kuat ?

Apa Sih Efeknya Minum Obat Kuat ?

Sebaiknya perlu anda ketahui bahwa Tidak semua orang memerlukan obat ini, obat -obat kuat atau istilah medisnya disfungsi ereksi dibuat untuk mengobati anda yangbenar-benar menderita disfungsi ereksi.  Namun banyak orang salah kaprah bahwa ia memerlukan obat kuat agar mampu  memberikan peningkatan performa seksualnya. Meskipun tidak sepenuhnya salah, ada baiknya anda menghindari obat-obat ini karena anda belum tahu hal-hal apa yang berbahaya jika terjadi penyalahgunaan obat tersebut.

Obat-obat kuat yang secara resmi dan legal beredar di Pasar Indonesia adalah Sildenafil Citrate (Viagra), Tadalafil (Cialis) dan Vardenafil (levitra) .  Cara kerja obat tersebut adalah dengan cara menghambat kerja/inhibisi  enzim  phosphodiesterase type 5, yaitu enzim yang mengatur sirkulasi darah ke penis. Sejak tahun 1998 sildenafil digunakan sebagai pilihan pertama pengobatan disfungsi ereksi, saat ini viagra memiliki kompetitor yaitu Cialis dan Levitra.

Namun apa akibatnya jika di usia anda yang relatif matang dan tanpa memiliki penyakit disfungsi ereksi anda tetap mengkonsumsi obat tersebut, Besar kemungkinan efek samping dari obat akan muncul. Perlu anda perhatikan efek-efek berbahaya obat tersebut, antara lain :
1.Anda dapat mengalami Priapism, yaitu ereksi yang muncul dengan rasa nyeri. Kondisi  ini justru menyebabkan anda sulit mengalami ejakulasi dan menurunkan sensasi dalam melakukan hubungan seksual.

2.Sakit kepala &  muka kemerahan
Hal ini disebabkan pengaruh dari penyempitan dan perubahan sirkulasi.

3. Sesak Nafas
Karena enzim yang dihambat oleh obat disfungsi ereksi ini bekerja juga di paru-paru maka dapat juga terjadi sesak nafas. Biasanya ini sangat berbahaya apalagi jika anda menderita gangguan jantung .

4. Gangguan Penglihatan
Pada penderita gangguan penglihatan khususnya retina, maka penggunaan obat ini perlu diawasi oleh tenaga ahli.

5. Kematian
pernah terjadi pada pengobatan dengan viagra ketika pertama kali dipasarkan, saat itu Pfizer dianggap memberikan informasi yang tidak lengkap kepada pasien dengan gangguan jantung sehingga menyebabkan kematian. Jumlah kematian ini sampai sekarang masih simpang siur, meskipun demikian Pfizer tetap saja memasarkan viagra.

Tapi perlu  juga anda pahami bahwa efek samping ini tidak akan muncul jika anda meminum obat sesuai dengan indikasi dan dosis yang telah ditentukan oleh dokter ahli.   Saran saya adalah janganlah anda mengkonsumsi obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter ahli atau apoteker yang bertugas. Karena penggunaan  yang salah dan berlebihan akan memberikan efek yang merugikan bagi anda dan keluarga anda.

124 total views, 3 views today

About Bernadi Malik

Apoteker,social worker, penulis, novelis penikmat fotografi dan sastra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link