10 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Resep Obat -
Home / BIGFARMA / 10 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Resep Obat

10 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Resep Obat

Jika anda telah berobat ke dokter dan mendapatkan selembar kertas yang harus ditebus di apotik maka itu adalah sebuah kertas resep (Latin: Recipe ; Inggris : Prescription) . Resep itu akan anda berikan ke petugas di Apotek dan akan di Analisa, diolah dan diberikan kepada anda untuk dikonsumsi dalam bentuk obat atau alat kesehatan. Sebenarnya pernahkah anda membaca resep itu ? selama ini jika diperhatikan tulisan di dalam resep itu terkadang sangat membingungkan dan membuat kita menjadi penasaran dan membuat mitos aneh seputar dunia pengobatan, antara lain : “dokter sengaja tulis resep jelek agar tak bisa dibaca” atau “Resep obat disembunyikan agar tidak bisa beli diluar

Sebenarnya tidak semua pernyataan diatas benar namun ada baiknya anda memahami sekelumit dunia kefarmasian yang akan saya tuliskan di bawah ini. Tentu tidak semua dalam tulisan ini akan saya beberkan karena beberapa hal mungkin tak bisa saya sebarkan karena menyangkut etika dan profesi Apoteker namun dengan tulisan ini saya harap anda mendapat pengetahuan yang berharga tentang resep. Berikut 10 hal yang perlu anda ketahui mengenai resep obat-obatan:

1.Resep Menggunakan Bahasa Latin
Bukan Bahasa Indonesia ? Tentu karena resep harus memiliki 1 kesatuan pemahaman dan universalitas akhirnya dipilih menggunakan bahasa latin. Selain itu penggunaan bahasa latin akibat dari pengembangan profesi apoteker di zaman kekaisaran romawi. Recipe dalam bahasa latin artinya Ambilkan, Atau ambillah yang merupakan permintaan dokter kepada Apoteker dalam permintaan itu dokter menyerahkan kepada Apoteker untuk mengolah, meracik dan mempersiapkan obat sesuai jumlah, dosis yang diminta dan atau perlu di atur kembali sebelum dikonsumsi.

2.Resep Tertulis nama Dokter, Institusi Tempat Praktek dokter tersebut
Kelengkapan resep ini merupakan syarat utama dalam pelayanan kefarmasian di Apotek. Data dokter atau Institusi sangatlah mutlak diperlukan untuk mengetahui legalitas resep yang akan dilayani. Seandainya pada resep ditemukan data yang belum lengkap kemungkinan besar apotek akan menolak untuk melayani anda. Lagipula sangatlah mudah dibedakan resep asli dengan palsu karena setiap apoteker/asistennya terbiasa memahami pola peresepan di daerah sekitarnya.

3.Resep Memuat Jenis Obat, Jumlah, dan dosis Obat anda
Dalam resep tertulis jenis obat yang akan diberikan kepada anda, Misalkan seorang dokter memberikan anda obat paracetamol maka dalam resep akan tertulis :
Rx Paracetamol 500 mg No.X S. 3 dd 1

Maksudnya : Ambillah Paracetamol 500 mg jumlah 10 tablet dan beri tanda 3 kali sehari 1 tablet. Masih banyak lagi tanda-tanda resep obat yang menggunakan bahasa latin. Boleh percaya seorang Apoteker mendapatkan kuliah Bahasa Latin selama 1 semester sebelum bisa naik tingkat.

5.Resep merupakan bukti dan harus disimpan dalam jangka waktu tertentu
Apoteker di Apotek akan menyimpan resep-resep ini selama beberapa tahun sebelum akhirnya dimusnahkan. Hal ini untuk memberikan data dan informasi kepada setiap pihak yang memerlukan rekam medis pasien dan riwayat pengobatan pasien yang mengambil obat di apotek tersebut.

6. Tidak selayaknya tulisan di resep itu buruk
Dokter biasanya memikirkan jenis obat, dosis obat, dan keluhan selama anda menyampaikan keluhan-keluhan anda oleh sebab itu biasanya ia tak sempat memperhatikan tulisannya. Namun bukan berarti semua harus ditulis tak rapi, selayaknya informasi yang benar beberapa rekan dokter juga sepakat dengan saya untuk menuliskan resep sebaik dan sejelas-jelasnya untuk memudahkan Apoteker dan Asisten mengambil obat di Apotek. Jika tulisan yang tercantum pada resep terlalu jelek hingga tidak dapat dibaca oleh seorang Apoteker dan Asistennya, maka dengan terpaksa mereka harus menelepon dokter di tempat praktek . Namun hal tersebut sangat jarang terjadi. Biasanya dengan sedikit bertanya kepada pasien ada banyak informasi yang bisa digali. (Jadi jangan sekali-kali menghadiahkan dokter sebuah buku bergaris tiga, karena dokter-nya pasti kesindir banget tuh).

7. Rahasia
Benar sekali, resep itu rahasia, namun informasi yang ada didalamnya akan anda terima dalam bentuk obat-obatan yang sedemikian rupa telah dipersiapkan untuk dikonsumsi. Anda juga punya hak untuk bertanya apa jenis obat yang diresepkan dokter dan terutama berapa harga obat yang akan diberikan karena hak anda sebagai konsumen dilindungi oleh undang-undang. Jadi jangan sekali-kali takut untuk bertanya kepada Apoteker di Apotek berapa harga, jenis obat dan cara minum obat yang telah diberikan oleh dokter.

8. Mendata pengeluaran dan pembelian
Apoteker dan asistennya di Apotek akan menghitung pengeluaran obat keras berdasarkan resep obat yang diterima. Jika ditemukan bahwa stok obat X mulai menipis maka Apoteker akan membuat surat pesanan kepada distributor untuk mengirimkan sejumlah obat yang dipesan.

9. Untuk membuat data kopi resep
Jika anda memutuskan untuk membeli obat sebagian dari keseluruhan obat yang diresepkan oleh dokter, maka apoteker akan membuat kopi resep dan menyimpan resep aslinya agar dikemudian hari jika anda untuk menebus obat maka kopi resep itu digunakan sebagai acuan pemberian obat dari resep yang telah disimpan ketika anda pertama kali menebus obat.

10. Hati-hati jika keluar daerah
Untuk beberapa jenis obat yang mengandung Narkotika dan Psikotropika, maka resep dari luar daerah terkadang apotek/apoteker sangat berhati-hati hingga tidak melayani obat tersebut. Catatan : Peraturan memperbolehkan resep itu pindah keluar daerah, tapi tidak semua apoteker mau menerima resep anda. Pertimbangannya bisa resep itu palsu dll, untuk itu anda sebaiknya konsultasi dengan dokter apakah perlu menyediakan obat dalam jumlah besar jika bepergian keluar daerah. Tentunya itu hanya berlaku untuk jenis obat-obatan yang saya sebutkan diatas tadi.

Jadi resep obat itu bukanlah dibuat jelek, sebenarnya resep obat itu harus ditulis dengan jelas. Disamping itu resep obat juga merupakan data untuk Apoteker dalam mengelola pasien dan obat di Apotek. Anda bisa menanyakan informasi mengenai resep anda lebih detail dan informasi obat di Apotek tempat anda berobat kepada Apoteker yang bertugas. Saya harap anda memiliki tambahan pengetahuan dalam dunia kefarmasian dan semoga bermanfaat. (bernadimalik.com)

1,679 total views, 2 views today

About Bernadi SSi.Apt

Penulis,blogger-novelis, pengedar obat bergelar apoteker, pekerja sosial yang humanis, penikmat sastra dan fotografi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link